Jumat, 02 April 2010

Implementasi Sistem Informasi (Soft Skill 2)

Name : Adil Fahruzi
Class : 3BD01
NPM : 31107899

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah Sistem Informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.
Menurut Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997), Sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai subsistem khusus dari sistem informasi manajemen yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.

Fungsi SIA :

• Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
• Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
• Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

Subsistem SIA :

• Sistem Pengeluaran
Segala peristiwa yang berhubungan dengan usaha mendapatkan sumber-sumber ekonomis yang diperlukan oleh perusahaan, baik berupa barang ataupun jasa, baik pemasok dari luar maupun dari karyawan didalam perusahaan.
• Sistem Pendapatan
Berhubungan dengan penjualan barang atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan kepada konsumen dan mendapatkan pembayaran dari mereka.
• Sistem Produksi
Berhubungan dengan pengumpulan, penggunaan dan pengubahan bentuk suatu sumber ekonomi.
• Sistem Manajemen Sumber Daya
Meliputi peristiwa-peristiwa yang berkaitan dengan manajemen dan pengendalian sumber daya seperti investasi dan aktiva tetap (fasilitas).
• Sistem Buku Besar dan Laporan Keuangan
Berhubungan dengan transaksi keuangan dan ayat jurnal penyesuaian yang terjadi dalam siklus akuntasi.

Manfaat SIA :

• Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
• Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
• Meningkatkan efisiensi
• Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
• Meningkatkan sharing knowledge
• menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Jumat, 19 Februari 2010

Implementasi Sistem Informasi (Soft Skill 1)

Name : Adil Fahruzi
Class : 3BD01
NPM : 31107899

SISTEM

Istilah sistem merupakan istilah dari bahasa yunani “system” yang artinya adalah himpunan bagian atau unsur yang saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama.

Sistem menurut para ahli

L. James Havery
Sistem adalah prosedur logis dan rasional untuk merancang suatu rangkaian komponen yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan maksud untuk berfungsi sebagai suatu kesatuan dalam usaha mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

John Mc. Manama
Sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efesien.

C.W. Churchman
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang dikoordinasikan untuk melaksanakan seperangkat tujuan.

J.C. Hinggins
Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan.

Edgar F Huse dan James L. Bowdict
Sistem adalah suatu seri atau rangkaian bagian-bagian yang saling berhubungan dan bergantung sedemikian rupa sehingga interaksi dan saling pengaruh dari satu bagian akan mempengaruhi keseluruhan.

Syarat -syarat sistem :

1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan
2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan
3. Adanya hubungan diantara elemen sistem
4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih penting dari pada elemen sistem
5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen


Klasifikasi sistem

Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak (abstract system) adalah sistem yang berisi gagasan atau konsep, misalnya sistem teologi yang berisi gagasan tentang hubungan manusia dan tuhan. Sedangkan sistem fisik (physical system) adalah sistem yang secara fisik dapat dilihat, misalnya sistem komputer, sistem sekolah, sistem akuntansi dan sistem transportasi.

Sistem Deterministik dan Sistem Probabilistik
Sistem deterministik (deterministic system) adalah suatu sistem yang operasinya dapat diprediksi secara tepat, misalnya sistem komputer. Sedangkan sistem probabilistik (probabilistic system) adalah sistem yang tak dapat diramal dengan pasti karena mengandung unsur probabilitas, misalnya sistem arisan dan sistem sediaan, kebutuhan rata-rata dan waktu untuk memulihkan jumlah sediaan dapat ditentukan tetapi nilai yang tepat sesaat tidak dapat ditentukan dengan pasti.

Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem tertutup (closed system) adalah sistem yang tidak bertukar materi, informasi, atau energi dengan lingkungan, dengan kata lain sistem ini tidak berinteraksi dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya reaksi kimia dalam tabung yang terisolasi. Sedangkan sistem terbuka (open system) adalah sistem yang berhubungan dengan lingkungan dan dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya sistem perusahaan dagang.

Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem Alamiah (natural system) adalah sistem yang terjadi karena alam, misalnya sistem tata surya. Sedangkan sistem buatan manusia (human made system) adalah sistem yang dibuat oleh manusia,misalnya sistem komputer.

Sistem Sederhana dan Sistem Kompleks
Berdasarkan tingkat kerumitannya, sistem dibedakan menjadi sistem sederhana (misalnya sepeda) dan sistem kompleks (misalnya otak manusia).

Karakteristik

SistemKomponen-komponen
Komponen sistem atau elemen sistem dapat berupa :
Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia. Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.

Batas sistem
Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.

Lingkungan luar sistem
Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem .

Penghubung
Penghubung merupakan media perantara antar subsistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu subsistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berinteraksi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.

Masukkan
Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input. Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses untuk didapatkan keluaran.

Keluaran
Keluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

Pengolah
Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.

Sasaran atau tujuan
Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

Jumat, 01 Januari 2010

Tugas Bahasa Inggris Bisnis (Soft Skill 5)

Name : Adil Fahruzi
Class : 3 DB 01
NPM : 31107899


MANAGEMENT AND HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT

Mangers perform various functions, but one of the most important and least understood aspects of their job is proper utilization of people. Research reveals that worker performance is closely related to motivation; thus keeping employees motivated is an essential component of good management in a business context, motivation refers to the stimulus that direct the behavior of workers toward the company goals. In order to motivated workers to achieve company goals, managers must beware of their needs.

Many managers believe workers will be motivated to achieve organizational goals by satisfying their fundamental needs for material survival. These needs include a good salary, safe working conditions and job security. While absence of these factors results in poor morale and dissatisfaction, studies have shown that their presence result only in maintenance of existing attitudes and work performance. Although important, salary, working conditions, and job security do not provide the primary motivation for many workers in highly industrialized societies, especially at the professional or technical levels.

Increased motivation is more likely to occur when work meets the needs of individuals for learning, self-realization, and personal growth. By responding to personal needs-the desire for responsibility, recognition, growth, promotion, and more interesting work-managers have altered conditions in the workplace and, consequently, many employees are motivated to perform more effectively.

In an attempt to appeal to both the fundamental and personal needs of workers, innovative management approaches, such as job enrichment and job enlargement, have been adopted in many organizations. Job enrichment gives workers more authority in making decisions related to planning and doing their work. A worker might assume responsibility for scheduling work flow, checking quality of work produced, or making sure deadlines are met. Job enlargement increases the number of tasks workers perform by allowing them to rotate positions or by giving them responsibility for doing several jobs. Rather than assembling just one component of an automobile, factory workers might be grouped together and given responsibility for assembling the entire fuel system.

By improving the quality of work life through satisfaction of fundamental and personal employee needs, managers attempt to direct the behavior of workers toward the company goals.


MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

Para manajer menjalankan bermacam-macam tugas, tetapi satu aspek yang paling penting dan paling sedikit aspek yang dimengerti dari tugas mereka ialah pemberdayaan manusia dengan benar. Penelitian menyatakan bahwa kinerja buruh erat hubungannya dengan motivasi; jadi menjaga agar pegawai termotivasi adalah komponen bagian penting dari manajemen yang bagus. Dalam hubungan bisnis, motivasi adalah rangsangan yang mengarahkan tingkah laku pekerja terhadap tujuan perusahaan. Untuk motivasi buruh dan untuk mencapai tujuan perusahaan manajer harus mengetahui kebutuhan mereka.

Banyak manajer berpendapat buruh akan termotivasi untuk mencapai tujuan perusahaan dengan memenuhi kebutuhan pokok materi untuk hidup. Kebutuhan ini termasuk gaji yang bagus, kondisi kerja yang aman, dan keamanan pekerjaan. Kalau tidak ada factor itu akan berakibat moral bobrok dan ketidakpuasan, penelitian menunjukkan bahwa mereka ada hasil hanya dalam mempertahankan sikap yang ada dan kinerja yang ada. Walaupun penting, gaji, kondisi kerja, dan keamanan pekerjaan tidak memberikan motivasi utama untuk banyak pekerja di masyarakat industri maju, terutama pada tenaga ahli atau tingkat ahli.

Motivasi meningkat yang mungkin terjadi bila memenuhi sendiri untuk belajar, pengakuan jati diri, dan pengembangan diri. Mengacu kepada kebutuhan perseorangan-keinginan pertanggung jawaban, diakui, berkembang, promosi, dan untuk pekerjaan-manajer mengganti kondisi pada tempat dan, maka dari itu, banyak pegawai termotivasi untuk lebih efektif.

Dalam usaha memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan pribadi pada buruh, pendekatan manajemen yang inovativ mendekati, seperti itu pengayaan kerja dan perluasan kerja, telah banyak diterapkan di banyak organisasi. Pengayaan kerja memberikan buruh lebih kekuasaan dalam membuat keputusan berhubungan untuk merencanakan dan melakukan pekerjaan mereka. Seorang buruh dapat diberikan tanggung jawab untuk menjadwal alur kerja, mengecek mutu pada hasil kerja, atau membuat pasti tahap akhir. Perluasan kerja meningkatkan nomor pada tugas kerja menyelenggarakan memperbolehkan mereka untuk berputar posisi atau memberikan mereka respon untuk beberapa orang. Daripada memasang hanya satu bagian dari mobil, pabrik buruh tenaga kelompok bersama-sama dan memberi respon untuk memasang seluruh bahan bakar system.

Dengan memperbaiki mutu kehidupan kerja siap memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan pribadi pegawai, usaha manajer untuk langsung terhadap tujuan buruh kepada perusahaan.

Kamis, 31 Desember 2009

Tugas Bahasa Inggris Bisnis (Soft Skill 4)

Name : Adil Fahruzi
Class : 3 DB 01
NPM : 31107899



ACQUISITION OF CAPITAL



A corporation needs capital in order to start up, operate and expand its business. The process of acquiring this capital is known as financing. A corporation uses two basic types of financing : equity financing and debt financing. Equity financing refers to funds that are invested by owners of the corporation. Debt financing, on the other hand, refers to funds that are borrowed from sources outside the corporation.
Equity financing (obtaining owner funds) can be exemplified by the sale of corporate stock. In this type of transaction, the corporation sells units of ownership known as shares of stock. Each share entitles the purchaser to a certain amount of ownership. For example, if someone buys 100 shares worth of Ford’s resources, materials, plants, production, and profits. The person who purchases shares of stock is known as a stockholder or shareholder.
All corporations, regardless of their size, receive their starting capital from issuing and selling shares of stock. The initial sales involve some risk on the part of the buyers because the corporation has no record of performance. If the corporation is successful, the stockholder may profit through increases valuation of the shares of stock, as well as by receiving dividends. Dividens are proportional amounts of profit usually paid quarterly to stockholder. However, if the corporation is not successful, the stockholder may take a severe loss on the initial stock investment.
Often equity financing does not provide the corporation with enough capital and it must turn to debt financing, or borrowing funds. One example of debt financing is the sale of corporate bonds. In this type of agreement, the corporation borrows money from an investor in return for a bond. The bond has a maturity date, a deadline when the corporation must repay all of the money it has borrowed. The corporation must also make periodic interest payments to the bondholder during the time the money is borrowed. If these obligations are not met, the corporation can be forced to sell its assets in order to make payments to the bondholders.
All businesses need financial support. Equity financing (as in the sale of stock) and debt financing (as in the sale of bonds) provide important means by which a corporation may obtain its capital.



PENGUASAAN MODAL


Sebuah perusahaan membutuhkan modal untuk memulai, beroperasi dan memperluas bisnis. Proses penguasaan modal kita ketahui sebagai perolehan dana. Sebuah perusahaan menggunakan 2 tipe dasar dari perolehan dana; perolehan dari dana sendiri dan perolehan dana dari berhutang. Perolehan dari dana sendiri mengacu ke dana yang telah di investasikan pemilik perusahaan. Perolehan dana dari berhutang, sebaliknya, mengacu ke dana yang dipinjam dari sumber luar perusahaan.
Perolehan dari dana sendiri (perolehan dana dari pemilik) bisa di contohkan dari penjualan saham perusahaan. Di transaksi tipe ini, perusahaan menjual beberapa unit yang diketahui sebagai saham. Setiap saham memberi hak kepada pembeli dengan jumlah kepemilikan tertentu. Sebagai contoh, jika seseorang membeli 100 bagian nilai saham dari perusahaan ford motor, orang tersebut telah memberi seratus bagian nilai kekayaan ford, material, pabrik, produksi dan keuntungan. Orang yang membeli saham itu disebut pemegang saham.
Semua perusahaan tidak pandang besar atau kecilnya, menerima modal awal dari pengeluaran dan penjualan saham. Penjualan permukaan mempunyai banyak resiko di pihak pembeli karena perusahaan tidak mempunyai catatan kinerja. Jika perusahaan berhasil, pemegang saham memperoleh keuntungan melalui kenaikkan harga dari saham, juga menerima pajak. Pajak adalah sejumlah keuntungan yang proporsional yang selalu dibayar setiap tiga bulan ke pemegang saham, bagaimana pun jika perusahaan tidak berhasil atau sukses, pemegang saham dapat mengalami kerugian besar pada penjualan saham.
Biasanya perolehan dana sendiri tidak cukup modal dan perusahaan harus beralih ke perolehan dana dari berhutang, atau meminjam dana. Satu contoh dari perolahan dana berhutang adalah penjualan surat tanda berhutang perusahaan. Di dalam persetujuan, perusahaan meminjam uang dari penanam modal dalam mengembalikkan surat tanda berhutang. Surat tanda berhutang mempunyai tanggal jatuh tempo, batas waktu saat perusahaan harus membayar kembali semua uang yang telah dipinjam. Perusahaan harus juga melakukan pembayaran bunga berkala ke pemegang surat tanda berhutang selama uang dipinjam. Jika kewajiban ini tidak terpenuhi, perusahaan dapat dipaksa untuk menjual aset perusahaan untuk membayar ke pemegang surat tanda berhutang.
Semua bisnis membutuhkan dukungan dana. Perolehan dari dana sendiri (didalam penjualan saham) dan perolehan dana dari berhutang (didalam penjualan surat tanda berhutang) memberikan jalan yang penting dimana beberapa perusahaan mungkin kekurangan modal.

Teman

Masa - masa indah bersama mereka, seakan tidak cukup untukku. Masa – masa sedih saat itu, membuatku menjadi orang yang kuat masalah pelik yang terjadi diantara teman, kuharapkan tak memudarkan kenangan itu. Rasa lapang di celah hati kami mungkin dapat meleburkan kepelika yang ada.

Kami belajar bersama, tentang ilmu dan hidup. Aku dan mereka bermain bersama, biarpun hatiku sedih. Kami bersatu dalam suka dan cita. Bila timbul perbedaan, itu akan tertutup oleh canda dan tawa kami. Biarpun di tengah – tengah kami mungkin ada sedikit konflik, aku yakin pasti merka sadar bahwa itu tidak akan melunturkan rasa kesetiakawanan mereka. Aku tau mereka pasti punya rasa itu.

Kita semua berteman, dan aku harap terus begitu selamanya. Memang kami akan pergi untuk mewujudkan cita – cita dan masa depan kami. Tapi apakah pertemanan ini akan berakhir begitu saja? Aku harap tidak … tidak boleh dan tidak akan. Berat hati untuk saling melepaskan. Tetapi aku tetap berharap yang terbaik untuk teman – temanku. Aku tidak mau berpisah, bila harus berakhir segalanya, kuharap itu menjadi kenangan yang baik. Untukmu … untuk kita … dan untuk masa – masa bahagia … bersama …

Sel Surya

Sel surya atau sel photovoltaic adalah sebuah alat yang terdiri dari sebuah wilayah besar, di mana dalam hadirnya mampu menciptakan energi listrik yang berguna. Pengubahan ini disebut efek photovoltaic. Bidang riset berhubungan dengan sel surya dikenal sebagai photovoltaics.

Sel surya memiliki banyak aplikasi. Mereka terutama cocok untuk digunakan bila tenaga listrik dari grid tidak tersedia, seperti di wilayah terpencil, satelit pengorbit bumi, kalkulator genggam, pompa air, dll. Sel surya (dalam bentuk modul atau panel surya) dapat dipasang di atap gedung di mana mereka berhubungan dengan inverter ke grid listrik dalam sebuah pengaturan.

Bahan sel surya terdiri dari kaca pelindung dan material adhesive transparan yang melindungi bahan sel surya dari keadaan lingkungan, material anti-refleksi untuk menyerap lebih banyak cahaya dan mengurangi jumlah cahaya yang dipantulkan, semi-konduktor P-type dan N-type (terbuat dari campuran Silikon) untuk menghasilkan medan listrik, saluran awal dan saluran akhir (tebuat dari logam tipis) untuk mengirim electron ke perabot listrik. Energi yang dikeluarkan oleh sinar matahari sebenarnya hanya diterima oleh permukaan bumi sebesar 69% dari total energi pancaran matahari, yaitu mencapai 3 x 10 joule pertahun, energi ini setara dengan 2 x 1017 Watt. Jumlah energi sebesar itu setara dengan 10.000 kali konsumsi energi di seluruh dunia saat ini. Dengan kata lain, dengan menutup 0.1% saja permukaan bumi dengan divais solar sel yang memiliki efisiensi 10% sudah mampu untuk menutupi kebutuhan energi di seluruh dunia saat ini.

Cara kerja sel surya adalah dengan memanfaatkan teori cahaya sebagai partikel. Sebagaimana diketahui bahwa cahaya baik yang tampak maupun yang tidak tampak memiliki dua buah sifat yaitu dapat sebagai gelombang dan dapat sebagai partikel yang disebut dengan photon. Penemuan ini pertama kali diungkapkan oleh Einstein pada tahun 1905.

Hingga saat ini terdapat beberapa jenis solar sel yang berhasil dikembangkan oleh para peneliti untuk mendapatkan divais solar sel yang memiliki efisiensi yang tinggi atau untuk mendapatkan divais solar sel yang murah dan mudah dalam pembuatannya.

Tipe pertama yang berhasil dikembangkan oleh para peneliti adalah jenis wafer silikon kristal tunggal. Jenis solar sel yang kedua adalah tipe wafer silikon poli kristal. Kedua jenis silikon wafer ini dikenal sabagai generasi pertama dari solar sel yang memiliki ketebalan pada kisaran 180 hingga 240 mikro meter. Generasi kedua solar sel adalah solar sel tipe lapisan tipis.

Penelitian agar harga solar sel menjadi lebih murah selanjutnya memunculkan generasi ketiga dari jenis solar sel ini yaitu tipe solar sel polimer atau disebut juga dengan solar sel organik dan tipe solar sel foto elektrokimia. Solar sel organik dibuat dari bahan semikonduktor organik seperti polyphenylene vinylene dan fullerene.

Jumat, 04 Desember 2009

TENSES

1. SIMPLE PRESENT TENSE

RUMUS : Subject + Verb I (s/es) + Object

a.Digunakan untuk kebiasaan sehari-hari.
Contoh :
* I get up early in the morning
* I have breakfast before going to school

b.Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sudah umum.
Contoh :
* A week is seven days
* The earth goes round the sun

c.Digunakan untuk menyatakan sesuatu yang sering dilakukan.
Contoh :
* He often comes late
* I always visit my grandfather

d.Digunakan untuk menyatakan suatu pernyataan pada saat sekarang.
Contoh :
* She likes pizza
* Andi is a clever boy

Kata keterangan yang biasa digunakan :
every day, every week, today, tonight, this week, always, usually, often, sometimes


2. SIMPLE PAST TENSE

RUMUS : Subject + Verb II

Digunaan untuk meyatakan peristiwa yang terjadi di masa lampau.
Contoh :
* She bought laptop yesterday
* He went to Kanada

Kata keterangan yang biasa digunakan :
Yesterday, last night, last week, last year


3. PRESENT CONTINOUS TENSE

RUMUS : Subject + To Be + V. ing

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sedang berlangsung sekarang / sedang terjadi.
Contoh :
* I am reading book
* She is eating pizza

Kata keterangan yang biasa digunakan :
Now, at this moment, at present


4. PAST CONTINOUS TENSE

RUMUS : Subject + Was/Were + V. ing

a.Digunakan untuk menyatakan peristiwa (sedang terjadi) di masa lampau.
Contoh :
* He was reading book
* They were eating pizza

b.Digunakan untuk menyatakan peristiwa di masa lampau dimana suatu kejadian terjadi sewaktu kejadian yang lain sedang berlangsung
Contoh :
* I was watching TV when she phoned me
* You are going to market when I came to your house

Kata keterangan yang biasa digunakan :
When, while, all day yesterday


5. PRESENT PERFECT TENSE

RUMUS : Subject + Has/Have + V III

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang baru saja selesai dikerjakan atau membicarakan sesuatu peristiwa yang mulai dikerjakan pada masa lampau dan hinga sekarang masih berlangsung.
Contoh :
* She has visited your house
* I have gone to Bandung

Kata keterangan yang biasa digunakan :
For, since, already, just


6. PAST PERFECT TENSE

RUMUS : Subject + Had + V III

Digunakan untuk menyatakan dua peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau.
Contoh :
* I had finished my work when he came
* When I had studied at home, he slept in the room

Kata keterangan yang biasa digunakan :
Before, after, just, as soon as, already


7. PRESENT PERFECT CONTINOUS TENSE

RUMUS : Subject + Has/Have + Been + V.ing

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang dikerjakan di masa lampau dan sampai sekarang masih berlangsung.
Contoh :
* He has been working since 2008
* I have not been leaving in Jakarta for 2 years

Kata keterangan yang biasa digunakan :
Since, for, already, just, so far

8. PAST PERFECT CONTINOUS TENSE

RUMUS : Subject + Had + Been + V.ing

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang terjadi terus menerus pada masa lampau atau menyatakan peristiwa yang sedang terjadi sebelum kejadian yang lainya terjadi pada masa lampau.
Contoh :
* He dah not been teaching in the school
* I had ben living in Bandung for three years when the war broke out

Kata keterangan yang biasa digunakan :
For, when, after, since


9. FUTURE TENSE

RUMUS : Subject + Shall/Will + V I

Digunakan jika kita membicarakan suatu peristiwa yang akan terjadi.
Contoh :
* We will go to Bandung
* He will walk to school

Kata keterangan yang biasa digunakan :
After, tomorrow, to night, next week, next year


10. FUTURE CONTINOUS TENSE

RUMUS : Subject + Shall/Will + Be + V I

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan sedang terjadi.
Contoh :
* I shall be playing football
* I will be going to school

Kata keterangan yang biasa digunakan :
Tomorrow, next week, next month, next sunday


11. FUTURE PERFECT TENSE

RUMUS : Subject + Shall/Will + Have + V IIII

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan terjadi dan sudah selesai dikerjakan.
Contoh :
* We will have studied English
* He will have bought a new car

Kata keterangan yang biasa digunakan :
Tomorrow, by this week, by next month


12. FUTURE PERFECT CONTINOUS TENSE

RUMUS : Subject + Shall/Will + Have + Been + V.ing

Digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan terjadi dan akan sedang dlakukan.
Contoh :
* They will have been working in the office for 3 months by next year
* Andy will have been playing football for 7 years by the end of the years